Selasa, 29 November 2011

Bisnis Ternak Ayam Kampung

Berternak ayam kampung dewasa ini sangat menarik untuk kita kembangkan karena apa, masyarakat sekarang sudah sadar betapa pentingnya hidup sehat,Permintaan daging ayam kampung cenderung mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Hal ini disebabkan oleh kesadaran sebagian masyarakat untuk mengkonsumsi daging ayam organik atau daging ayam yang tidak melalui proses rekayasa genetik. Permintaan daging ayam kampung untuk wilayah Jabodetabek saja baru bisa terpenuhi sekitar 5% dari kebutuhan atau sekitar 280.000 ekor per hari. Pernyataan tersebut dikemukakan oleh Ade Zulkarnaen, Ketua Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia. Peluang Bisnis pengembangan unggas ini cukup baik dalam meningkatkan kesejahteraan usaha skala kecil, mikro dan koperasi mengingat ternak ini sudah cukup poluler di masyarakat.

Dukungan pemerintah dalam hal ini kementrian Pertanian terhadap pengembangan bisnis ayam kampung untuk usaha Mikro, Kecil dan koperasi cukup positif. Saat ini sedang dibuat blue print sistem pengembangan ayam kampung. Dalam blue print ini akan memberikan perlindungan bagi peternak ayam kampung dalam skala usaha mikro, kecil dan koperasi dalam menjalankan usahanya. Investor besar tidak boleh memasuki bisnis ayam kampung ini. Kapasitas pemeliharaan maksimal 10.000 ekor untuk satu peternak. Dengan pembatasan ini diharapkan usaha ternak rakyat akan berkembang dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

KONDISI TERNAK AYAM KAMPUNG DI INDONESIA


Kondisi usaha budidaya ternak ayam kampung saat ini masih diusahakan dengan cara tradisional dan belum melalui cara intensif. Baru sekitar 3400 peternak ayam kampung yang mengusahakannya secara intensif, diluar itu masih dengan cara tradisional. Setelah blue print ini selesai pada bulan oktober diharapkan peternak tradisional akan beralih pada usaha ternak ayam kampung secara intensif.

Pada 10 tahun mendatang diharapkan pasokan ayam kampung akan mencapai 25 persen dari kebutuhan total daging ayam nasional, saat ini baru mencapai 5.5 persen saja.Dengan target sebesar tersebut pengembangan bisnis ayam kampung akan mampu menggerakkan ekonomi pedesaan yang notabenenya merupakan usaha skala mikro, kecil dan koperasi. Pengembangan bisnis ternak ayam kampung sendiri tidak hanya bermanfaat bagi peternak tetapi juga sektor usaha lain misalnya nilai perdagangan dari pakan dan pengolahan daging ayam kampung.

Selain unggas jenis ayam kampung, bisnis itik juga memiliki peluang yang cukup menguntungkan, hal tersebut dikemukakan oleh Hasan Bisri, salah seorang peternak unggas lokal dari Pasuruhan Jawa Timur. Kendala bisnis unggas adalah pada masalah harga pakan yang mengalami kenaikan.
Anda harus mengetahui ciri-ciri bibit unggul ayam, yaitu:
1. Bagian tubuh tak ada yang rusak atau cacat, misalnya kaki utuh dan leher lurus.
2. Otot gempal dan kuat, terutama di bagian paha dan dada. Tulangnya juga kuat.
3. Susunan bulu teratur, saling menghimpit dan tampak mengkilat. Kondisi bulu yang baik mencerminkan kondisi kulit yang baik pula.
4. Mata cerah dan pandangannya tampak tajam.
5. Gerakannya gesit yaitu mudah berontak bila dipegang.
6. Ukuran badannya sedang, tidak kurus dan tidak gemuk.
7. Induk jantan mempunyai jengger yang berwarna merah cerah, kepala tampak kokoh, paruh pendek, tajam dan kuat.
8. Jarak ujung tulang dada dengan dubur berjarak minimal tiga jari tangan.

Untuk mesin tetas, anda bisa mendapatkannya dengan dua cara. Jika anda punya uang maka anda bisa membeli mesin tetas sendiri, harganya antara 700.000 hingga 5.000.000, tergantung daya tampungnya. Akan lebih untung kalau anda memiliki mesin penetas sendiri dengan kapasitas yang besar. selain dipakai sendiri, juga bisa disewakan. Anda tak usah bingung memasarkan anak ayam. Anda bisa menjualnya melalui koperasi peternak ayam buras, atau bisa langsung bekerjasama dengan peternak ayam buras. Kalau belum puas dengan hasil anak ayam, bisnis ini bisa dikembangkan sebagai bisnis terpadu. Artinya, selain anak ayam, juga beternak ayam pedaging (broiler) dan telur.

ANALISIS USAHA
Investasi kandang dengan biaya per ekor @ Rp 7.000 = Rp 7.000.000
Biaya lancar DOC 1.000 ekor @ Rp 1.800 = Rp 1.800.000
Pakan starter 1 1.000 kg @ Rp 1.825,5/kg = Rp 1.824.500
Pakan starter 2 1.500 kg @ Rp 1.657,5/kg = Rp 2.486.250
Vaksin dan Jamu 1.000 ekor x Rp 150x2 = Rp 300.000
Listrik Rp. 100.00 x 3 = Rp 300.000
Kematian ternak 10% = Rp 180.000
Penyusutan kandang (usia 4 tahun) = Rp 145.830
TOTAL BIAYA = Rp 7.036.580

Pendapatan ayam ukuran 0,9kg @ Rp 14.000/kg x 900 ekor (mati 10%) = Rp 11.340.000
KEUNTUNGAN BERSIH = Rp 4.303.420

Ada baiknya juga seorang peternak menguasai pembuatan pakan. Pakan dari bahan baku lokal yang sebenarnya dari sisikualitas tidak kalah dari produk impor, masih jarang dilirik peternak. Daripada anda membuang uang untuk membeli bahan pakan ternak, ada baiknya anda mempelajari kiat membuat pakan sendiri. Dengan menggunakan pakan lokal, anda bisa memetik penghasilan lumayan besar. Dari 1.000 ekor ternak, misalnya, minimal setiap bulan anda mengantongi keuntungan Rp 1.400.000. Itu baru dari hasil penjualan ayam kampung pedaging. Belum termasuk telur, ayam afkiran, dan kotoran ayam yang jadi rebutan petani karena harga pupuk kimia sangat mahal.

ANALISIS USAHA
PENETASAN TELUR AYAM KAMPUNG
Membeli telur tetas 500 butir x Rp 800 = Rp 400.000
Sewa mesin tetas 500 butir x Rp 100 = Rp 50.000
Biaya lain-lain = Rp 50.000
TOTAL BIAYA = Rp 500.000

Pendapatan
1.500 butir x 80% x Rp 2.000 = Rp 800.000

Keuntungan
Rp 800.000 - Rp 500.000 = Rp 300.000

cara pembuatan kandang ayam kampung

ALAT DAN BAHAN KANDANG
1. Papan 20 keping
2. Atap seng 20 keping
3. Kayu untuk tiang 8 batang
4. Bloti untuk gording 10 batang
5. Bambu untuk lantai 40 batang
6. Gergaji 1 buah
7. Paku 2 kg

CARA PEMBUATAN KANDANG
Ukuran kadang yang dibuat adalah 10 x 5 m dengan cara pembuatan kandang sebagai berikut:
1.Pembersihan lokasi kandang
2.Pembuatan pondasi kandang
3.Pemasangan tiang dari kayu ukuran 12/10 cm.
4.Pemasangan dinding papan
5.Pemasangan gording untuk meletakan atap dan penutup atap agar tidak bocor ketika hujan
6.Pemasangan lantai yang terbuat dari bamboo
7.Pemasangan tempat minum ayam
8.Pembuatan pentelasi dan sanitasi agar terjadi pertukaran udara untuk menjaga kesehatan ikan
Selamat Mencoba

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Enterprise Project Management